Here we go. We're gonna talking about how i'm getting here, build my zero-nothing position on my career right now.
why i become civil servant?
pertanyaan yang DULU sulit dijawab ketika idealisme masih menggebu2 ingin berkarya di sektor swasta, ketika jaman kuliah banyak mengkritik sisi politik pemerintahan, hahah...
to be honest, menjadi pegawai negeri itu... suatu pilihan yang susah-susah gampang, mau-mau engga... nah bingung deh pasti maksudnya gimana..
Begini, jadi pegawai negeri itu susah-susah gampang.
Pertama, jalur masuknya. Maaann you know how many steps you have to cross before you step your feet into an government instantion ! its about four or five step. Bukan cuma itu aja, selain saingannya yang membludak kita juga harus 'berperang' dengan saingan-saingan yang udah duluan punya 'kursi' di pemerintahan.
Harus diakui sistem penerimaan CPNS kita memang bobrok, terutama di daerah. Kenapa gw bisa bilang begitu? Karena gw udah pernah mengalaminya. Sebelum bertengger di sebuah instansi pemerintah pusat seperti sekarang ini, gw sempat melamar di sebuah instansi pemerintah daerah. Daaaan atas paksaan kedua orang tua (which is i know they just wanna give me best ) mereka sudah menyiapkan "sesajen" biar gw bisa tembus ke instansi tersebut. Segala cara gw tempuh demi menolak hal itu. Coba deh pikirin mau jadi apa gw kalau untuk mendapatkan pekerjaan aja harus menempuh cara seperti itu. Oke2, gw ga bermaksud men-judge orang yang memang menempuh cara seperti itu. Thats one hundred percent their options. Gw cuma gak mau hal itu menimpa diri gw. Called me too idealist or principle, but one thing for sure, i'm not doing that because i'm hypocrite...
yang gw yakini adalah prinsip gw, klo kerja itu harus murni. Buat apa kita kuliah capek2 kalau untuk kerja aja orang tua kita harus turun tangan? Its about proofing our education, yang udah susah payah kita tempuh bertahun-tahun.
Anyway, intinya gw menolak keras perlakuan kedua orang tua gw pada saat itu. I keep praying till the miracles come. I believe the power of pray. I believe God has the own way for me. And i'm right, the miracles does happen ! :)
Walau sudah menyediakan "sesajen" tadi, gw tetep gak lulus jadi PNS di daerah tsb. Keanehan muncul, karena di tanggal yang sama pengumuman penerimaan CPNS daerah, gw di telepon instansi pemerintahan pusat (dimana gw pernah melamar sebelumnya dan dinyatakan tidak lulus juga) tiba-tiba menelepon mengabari kalau gw LULUS.
See? apalagi itu namanya kalau bukan keajaiban?Usut punya usut, pertama, kenapa gw ga lulus CPNS di daerah karena terkabar masih banyak "sesajen" yang bernilai lebih tinggi sehingga lebih diprioritaskan. Hahaha sujud syukur gw waktu itu! If u know how terrible my life from the test till announcement day. I dont eat, sleep, talk or laugh well. Feels like my life just goes wrong. :(( You can ask my boyfriend how sad my life was at that time.
Nah, setelah dinyatakan gak lulus gw pun bersorak soraii..hahaha ga ada sedikitpun rasa sedih. Karena pada saat itupun gw masih kerja di sebuah bank nasional jadi ya nothing to loose laah.. Justru yang bikin sedih adalah ketika gw pada awalnya dinyatakan gak lulus di instansi pemerintah pusat setelah gw berhasil masuk sampai tahap wawancara. hiks sedih rasanya karena udh yakin2 bakal masuk eeh taunya gagal...
Rejeki kita gak akan pernah tertukar. Bener. 100% Bener.
Di hari yang sama dengan pengumuman CPNS daerah tadi, siangnya instansi pemerintah tersebut menelpon menawarkan apakah gw masih bersedia bekerja disana. FYi, sejak tanggal pengumuman aslinya sampai dengan telepon hari itu berjarak sekitar 1 bulanan. Reaksi awal gw adalah BINGUNG. Kenapa tiba2 mereka menelpon?
Whatever flies in my head, yang keluar dari mulut gw seketika cuma : IYA, SAYA BERSEDIA PAK. Padahal waktu itu gw blm resign dari pekerjaan sebagai pegawai bank, belum tanya orang tua, masih shock, dan sebagainya, but my answer is YES.
Menjadi yang kedua gak selalu buruk. More lesson for my life.
Setelah menyelidiki kecil-kecilan knp gw bisa dinyatakan lolos, ternyata itu karena kandidat pertama untuk posisi yang diinginkan mengundurkan diri. dan karena di posisi gw ditempati oleh gw maka gw pun naik pangkat menjadi posisi satu dan lolos. Hehe *smirk*.
Pernah ngerasain perasaan berbunga-bunga kayak di film kartun dimana balon-balin berterbangan di atas kepala kalian? nah kayak gitu perasaan gw waktu itu. Kayaknya ingin teriak sekencang-kencangnya : HEI SAYA BISA. SAYA BISA BUKTIKAN. Bahwa dengan menjadi orang yang prinsipil dan punya tekad yang kuat kita bisa buktikan atau dapatkan apa yang kita mau. Bahwa dengan meyakini apa yang benar itu Tuhan melihat dan kemudian menjawab. God never sleep. Kerja keras itu dibayar TUNAI sama Allah. :)
So How did I get here? By tons of hardwork, millions of patience, liters of pray, and a lump of magic .
PS : Jangan takut, masih ada cara murni tanpa "sesajen" untuk masuk ke tempat keramat such a government instantion buddies ! :))
foto waktu diklat pra jabatan- Mei 2011 .
-Jakarta, 13.55 WIB. BPPT Building 5th Floor-

Comments