Skip to main content

Posts

Showing posts from November 25, 2013

my weird thought

Ini lucu deh. Sejak berapa bulan lalu ya, rasanya ingin banget selalu dipeluk. Padahal saya udah cerita ke kemana-mana apa masalah saya, gimana ceritanya. Tapi gak ada yang memeluk. Gak lucu sih. Lebih ke menyedihkan. Kita ga salah kan kalau kita jujur bilang apa yang kita inginkan sesekali? Saya pengen banget dipeluk. Sekarang. Cuma untuk meringankan. Tapi masa saya mau bilang ke teman curhat saya tiba-tiba.. Eh peluk gue donk. ZONK.  Lagipula jarak gak bisa kirim virtual hug yang menenangkan.   Simply so sad. Hanya untuk sebuah pelukan aja terkadang kita harus minta. Jangan-jangan nanti mesti berbayar. Jadi ya setiap ada orang yang kelihatan sedih berkeliaran didekat saya, secara spontan rasanya pingin meluk.  Benar lho. Pelukan itu meringankan. Tapi ini malam ini mau minta pelukan siapa coba? Office boy di kantor? Mehehehe...

detik-menit-jam-hari-bulan-tahun

Seberapa perlu anda butuh berkonsultasi ke psikolog? Atau lebih jauh lagi, mendaftar untuk diperiksa ke dokter jiwa di rumah sakit? Apakah jika ada orang yang mengatakan anda : Freak Aneh Konyol Naif Picik Emosional Gak Sopan Keras Kepala Berlebihan  Pandai berakting (dalam artian yang negatif) Gila Apakah anda sudah merasa perlu berkonsultasi ke dokter jiwa? Belum tentu.  Mungkin anda hanya butuh air mata lebih deras untuk membasuh luka-luka. Butuh kaki yang menopang lebih kuat untuk berjalan menuju kewajiban yang harus dilakukan. Butuh bibir yang mampu menarik senyum lebih luas ketika bertemu dengan orang. Butuh harapan yang membuncah agar lupa semua sakit.  Dan untuk memperoleh semua kebutuhan itu, anda perlu apa?  Waktu. Berapa lama anda tanya? Mungkin melalui matematika psikologi anda bisa menjawab.

Siomay, Nescafe, dan "Everything Has Changed" nya Taylor Swift

You have no idea how many nights i spent to use my logic just to figure out what is it.  What the hell happen.  Why this is happen.  And how.  Kalau saja saya gak kenal konsep meng-enol-kan hati, tubuh, pikiran semata-mata hanya untuk ikhlas, memantapkan keyakinan ini hanya ujian naik kelas di mata Tuhan,  rasa-rasanya saat ini saya mungkin berakhir di sebuah klub malam, atau gila-gilaan pergi ke suatu tempat, menjadi orang yang tidak dikenal, mencoba-coba kehidupan baru selama beberapa saat.  Bukannya duduk didepan meja komputer kantor menulis ini semua. Hanya dengan ditemani sebungkus siomay. Makanan pertama yang masuk sejak tadi pagi. Selain sekaleng minuman berkafein Nescafe yang dibeli dimini market. Either itu Tuhan sedang menaikkan derajat untuk lulus di ujian ini, atau Tuhan sedang bercanda dengan cara-Nya. This is so funny i mean. Masa untuk masalah seberat ini penawar saya cuma siomay? Come on!  Sedikit lebih mendingan because t...

Crap

Kamu cinta dia? Iya. Kamu mau hidup sama-sama dia terus? Mau. Kamu yakin dia bisa bikin kamu bahagia? Ya. Kamu yakin dia mau menjalani hal yang sama seperti kamu? Tidak tahu. Kamu yakin perasaan dia sama kuatnya dengan yang kamu punya? Tidak. Lalu kamu berpegangan sama apa? Tidak tahu. Kadang jatuh cinta dan menjalani hidup bersama-sama seseorang itu dua hal yang berbeda dan tidak bisa berjalan beriringan. Oh crap. Yess. Life is a bunch of crap.