Skip to main content

3 things I wonder about myself

Pernah gak mempertanyakan diri sendiri? 
Kenapa saya begini? kenapa saya begitu?
Mungkin jawabannya ada yang sering, kadang-kadang, atau malah gak pernah sama sekali (dengan pikiran "ngapain ribet banget!"). 

Kalau saya mungkin termasuk yang sering. Punya kebiasaan atau sifat yang kadang membelok dari orang di sekeliling kita kadang membuat kita berpikir apa yang salah atau ada yang salahkah dengan diri kita atau justru orang lain yang sebenarnya salah dan kita yang normal. Very random thoughts. Nah iseng-iseng saya buat list apa saja yang aneh di diri saya.. Sometimes I wonder why :

1. Sangat ceroboh
  • Dikantor, ada satu tempat sampah yang posisinya nyaman banget buat ditabrak. Nah saya udah sekitar 6 kali menabrak tempat sampah itu. Kalau orang yang sama melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya dibilang keledai, nah saya apa ya? Sumpah ini konyol abis. Tempat sampah itu seakan udah ditakdirkan untuk selalu ditabrak oleh saya.
  • Badan saya lebam-lebam berwarna-warni, ada biru ada merah ada ungu. Ketika malam hari mau tidur atau sore hari mau mandi, seringkali saya menemukan tanda-tanda memar yang gak ada permisinya muncul di badan. Bukan, saya bukannya korban kekerasan. Itu murni kesalahan saya sendiri yang sadar dan tanpa sadar menabrak, membentur, menubruk, suatu benda, entah itu kursi, meja, kaca, tembok, yah semua benda yang bisa ditubruk deh. 
  • Banyak uang hilang karena tanpa sadar saya buang. Hehe hebat banget kan. Selain yang dibuang, saya juga sering kehilangan uang secara mendadak. Padahal 10 menit sebelumnya uang itu masih utuh di kantong celana. Jalan sebentar, eh udah hilang gitu aja. Dicari2 muter kembali ke jalan yang udah di laluin sebelumnya, tetep gak ketemu. Yah bukan rejeki kali yee. (*padahal nangis2). 
Nah itu cuma beberapa contoh kesangatcerobohan. Yang saya takutin cuma satu, kalau nanti punya anak, saya takut saking cerobohnya saya lupa naroh anak saya dimana. Sedih banget gak sih. :(

2. Tidak suka hal yang berbau keperempuan-perempuanan
Ini juga sering saya pertanyakan. Orang bilang saya keperempuan-perempuanan. Padahal...
  • Mandi aja saya jarang. Satu hari ya satu kali yaitu pada saat berangkat ke kantor aja. Pulangnya, kalau mau mandi ya harus menunggu inspirasi, wangsit, ilham, atau apapun itulah.
  • Saya gak suka ngaca alias bercermin (dalam arti yang sebenarnya). Gak tau apa penyebabnya, yang jelas mau ngaca itu males banget. Kalau ngaca, kita pasti menemukan sesuatu yang salah dari diri kita. Nah saya gak mau setiap kali ngaca harus memperbaiki yang salah itu. Lebih baik gak tau sama sekali deh. 
  • Berdandan? ohh not my bussiness! Berapa kali ya kira2 atasan saya menegur penampilan saya yang katanya 'bukan humas banget'. Saya selalu terlihat 'tidak siap' untuk ditugaskan. Hahaha bukannya sedih jujur saya ingin ketawa. Dulu, waktu masih kerja di bank, penampilan harus selalu diutamakan. Jadi, saya sempet-sempetin deh tuh yang namanya dandan. Sekarang, setelah kerja di pemerintahan, saya pikir saya gak perlu repot-repot merhatiin penampilan banget. Eeh ternyata saya salah. Karena bidang saya di humas yang notabene harus berhadapan sama banyak orang, maka berpenampilan menjadi hal yang harus diperhatikan. Uew! Begini lho, urusan di belakang meja aja udah cukup ruwet, nah harus tampil semenarik mungkin itu jadi PE-ER tersendiri. So far, i still try.
3. a very-last-minute-person

Hehehe. Sumpah ini kebiasaan jelek banget. Suka menunda-nunda sesuatu sampai waktunya akan habisss. Saya sadar saya adalah orang yang  bisa melakukan sesuatu dengan tempo yang sesingkat-singkatnya. Untuk siap-siap ke kantor saya bisa melakukannya dalam waktu setengah jam aja, udah sama mandi, pakai baju, dandan. Nah rupanya kesadaran gak berbuah selalu positif. Karena kesadaran itu justru saya jadi terlalu mengandalkan kecepatan saya. Mentang-mentang bisa dilakukan dengan cepat saya jadi terbiasa melakukan sesuatu di detik-detik terakhir. Very last minute!

Kenapa ya kebiasaan-kebiasaan itu ada? hmm. Kalau kita (eh saya) ditakdirkan punya keanehan-keanehan itu, pasti orang lain juga punya keanehannya masing-masing. Ini namanya pembenaran diri. *nyengir lebar*

Comments

Popular posts from this blog

Crap

Kamu cinta dia? Iya. Kamu mau hidup sama-sama dia terus? Mau. Kamu yakin dia bisa bikin kamu bahagia? Ya. Kamu yakin dia mau menjalani hal yang sama seperti kamu? Tidak tahu. Kamu yakin perasaan dia sama kuatnya dengan yang kamu punya? Tidak. Lalu kamu berpegangan sama apa? Tidak tahu. Kadang jatuh cinta dan menjalani hidup bersama-sama seseorang itu dua hal yang berbeda dan tidak bisa berjalan beriringan. Oh crap. Yess. Life is a bunch of crap.

yess, it's dufan beybeh!

wohh such a busy days coming my way these month.. Padahal dari kemarin pingin banget nulis cerita ini. Singkat kata, jadi akik punya teman yang mana bernama Boni sudah hampir seperempat abad hidup di dunia ini tapi belum pernah ke ... DUFAN! yess, dufan beybeh! Anyhow,  karena beliau berasal dari luar daerah yang jauh dari endonesah sodara2... (read : Madiun), jadilah beliau ini belum pernah menapakkan kaki di dunia fantasi kebanggan milik masyarakat Jakarta itu.  Entah mungkin karena belum sempat, tidak ada yang mengajak, kurang duit karena anak rantau, gengsi atau justru karena rasa nasionalismenya kurang, beliau lebih memilih bertandang ke USS terlebih dahulu. Sayang sekali. Masih ada anak muda seperti beliau yang seharusnya bangga akan produk bangsa sendiri. Jangan ditiru ya.  *prihatin* Beruntunglah Boni karena ia punya teman yang sudah baik, cantik dan tidak sombong lagi... (silahkan kalau mau muntah bak sampah di sebelah kanan). Temannya ini s...

Turning 25

I'm blessed. Because i have so many and see everything. I've been traveling that much, i've so many experiences, i met a lot of people, i feel so many culture, food, challenge, view, atmospher, i had so many things in my life to thankful for.  At the beginning you'd wish for everything. You wish for a great life, perfect house, cool vehicle, best opportunities. As i through this year, in the end, everything that i could thank for is i had so many problem which makes me more mature, tough, strong, and grown as a human being. i dont have that perfect life, i (still) not getting married, i had the up-side down mental problem, sometimes i mess up. But that what you should do in your life, get messed up. And then you can learn. Anehnya, setelah sebelumnya takut dan deg-degan menjelang usia ini, ketika harinya tiba saya merasa sangaat bersyukur. Bersyukur punya keluarga yang lengkap dan menyayangi, bersyukur punya teman-teman yang baik hati, bersyukur punya peker...