Skip to main content

Some work stuff....

"Bismillah.. Heading to Lombok.."

"Mau kemana lagi lo? Jalan2 mulu kerjanya.."

"Gila asik banget sih lo.. kerjanya jalan2 terus"

"Huu gw sirik, enak ya jadi PNS, bisa jalan terus.."

"Gw pengen kerja kaya lo, bisa ke tempat-tempat baru mulu"

dan masih sederet komentar lainnya yang bisa gue tulis disini, ketika gue nulis status di bbm, twitter atau fb mengenai keberangkatan gue ke suatu tempat dalam rangka kerja. Apa benar pekerjaan gue enak? Apa iya gue kerjanya jalan-jalan mulu? Let me explain here a little about my job.

Pekerjaan gue di bagian humas punya tingkat dinamisme yang tinggi. BAH. Belagu banget bahasanya. DINAMISME SODARA-SODARA. :)) Humas, harus ada disetiap kegiatan Menteri dan atau pejabat lainnya. Intinya si humas ini pelayan semua departemen. Minimal fungsi dokumentasi itu harus ada ketika masing-masing departemen ini membutuhkan. Minimal lho. Kalau kegiatan itu dihadiri oleh Menteri langsung, fungsi si humas ini mulai dari publikasi media, dokumentasi dan protokoler. Kalau dijelasin pakai teori, gue yakin gue pun gak mudeng. Jadi langsung aja gue kasih contoh ya. 

Dari salah satu kegiatan di 2012 aja yang gue ikutin waktu ke Surabaya & Jember dimana Menteri gue datang membuka workshop nasional dan kuliah umum di suatu universitas. Gue dan teman-teman berangkat selama 4 hari. Dua hari sebelum acara kita udah berangkat menuju Jember. Persiapan sebelum berangkat gue terlebih dulu harus buat siaran pers dan menyebarkan undangan untuk wartawan lokal dan kontributor. Tahapan buat siaran pers ini juga gak sejam dua jam jadi. Bisa berhari-hari. Karena umumnya materi yang diolah berasal dari departemen lain dimana gue gak menguasai sepenuhnya. Jadi, koordinasi dengan bagian tersebut pun intensif dilakukan supaya siaran pers ini matang, punya sisi berita, tapi juga gak menjadi boomerang bagi instansi kami. 

Waktu itu siaran pers yang gue buat mengenai program diseminasi teknologi didaerah tersebut. Setelah jadi kemudian dibikin undangannya dan lanjut ngefax-in itu semua sampai selesai. Gak lupa, kami juga cari tahu kontak humas didaerah yang akan dikunjungi buat minta bantuan untuk mengerahkan media massa lokal supaya datang ke acara tsb. Selanjutnya, kami sebisa mungkin udah dapat materi berupa sambutan atau presentasi Menteri yang akan disampaikan pada saat acara. Dan menunggu inipun butuh kesabaran juga, Ceu. Setelah semua komplit, kami harus cari hotel dan transportasi yang memadai (sesuai dengan anggaran sebagai PNS yang tidak seberapa) selama di daerah tersebut.

Lalu berangkatlah kami. Schedule kami selama 4 hari itu seperti ini :

Day 1

Pkl. 09.00 WIB sampai di bandara Juanda Surabaya. Langsung  menuju ke Jember karena acara pertama kuliah umum di Universitas Jember (UNEJ)

Pkl. 15.00 WIB sampai di Jember langsung ke UNEJ, koordinasi dengan humas sana. Lanjut cek ruangan acara spanduk, kursi, sound system, souvenir, rundown, dst.

Pkl. 19.00 WIB sampai Hotel, cek in, istirahat. 

Day 2

Pkl. 07.30 WIB berangkat ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao dimana Menteri akan berkunjung juga setelah kuliah umum. Rapat dan cek lokasi tempat kunjungan. 

Pkl. 13.00 WIB berangkat ke Kebun kopi dan kakao, cek lokasi dan rute perjalanan Menteri. 

Pkl. 16.00 WIB sampai hotel. Siap-siap acara penyambutan kedatangan Menteri. Minta pejabat dari Puslit Kakao dan manajer hotel buat nyambut dilobby. Siapin permintaan buah dan cemilan tradisional buat Menteri.

Pkl. 17.00 WIB Menteri datang.

Pkl. 19.00 WIB Minister's dinner time with Pemda.

Pkl. 22.00 WIB Makan malam selesai

Pkl. 22.30 WIB rapat dengan bagian terkait tentang kesiapan acara besok.

Pkl. 23.30 WIB Istirahat, tidur.

Day 3

Pkl. 06.30 WIB Berangkat ke lokasi UNEJ. Persiapan acara. Dibagian sini deskripsi kerjaan gue adalah : mengamati wartawan yang hadir, kasih siaran pers, ngajak ngobrol, siapin mereka untuk konferensi pers plus back up untuk pegang video recorder.

Pkl. 12.00 WIB Berangkat menuju lokasi Puslit Kopi dan Kakao

Pkl.13.00 WIB Makan Siang

Pkl. 13.30 WIB Mengiringi Menteri kunjungan ke lokasi Puslit Kokao

Pkl.16.30 WIB Heading Back to Hotel

Pkl. 17.00 WIB Mandi dan siap-siap untuk acara makan malam Menteri dengan anggota DPR

Pkl. 18.30 WIB Berangkat ke lokasi makan malam

Pkl. 19.00 WIB Makan Malam

Setelah itu jam 9 malam yang sama kami berangkat menuju Surabaya pakai mobil karena besoknya Pak Menteri harus menghadiri workshop tingkat nasional. Sampai Surabaya jam setengah dua pagi, kami pun udah gak berdaya alias tepar Jenderal! Besok paginya kami kembali melakukan hal yang sama untuk acara workshop itu. Dan baru selesai setelah jam satu siang. Bisa diliat kan gimana padetnya jadwal kerjaan kami selama disana.

Pesawat pulang kami  jam 5 sore, which is mean we've only got about 3 hours left yang akhirnya cuma dipakai untuk cari oleh-oleh. Gak bisa jalan-jalan. Hiks.

Setiap kami pergi ke daerah kira-kira seperti itulah deskripsi kerjaan yang gue dan teman-teman lakukan. Karena mostly, kami memback-up publikasi Menteri jadi kami mau gak mau harus ada di setiap kegiatan beliau.  Dan kegiatan doi bejibun. Gue bisa bersyukur kalau ada sisa-sisa waktu kosong beberapa jam aja. Lumayan buat dipake jalan dan taking picture sebagai oleh-oleh dan kepuasan sendiri. Jadi kalau gue biasanya pajang foto disana-sini di berbagai tempat pas lagi dinas itu hasil nyuri-nyuri dan hasrat eksistensi diri yang memang begitu menggebu-gebu. HAHAHA.

Bersyukur sih bisa pergi ke berbagai tempat di seluruh Indonesia walaupun dalam rangka kerja. Bisa liat dan nambah banyak banget pengalaman yang mungkin orang lain gak bisa dapetin. Really i thank God for that. Tapi gak bisa bohong juga kadang capek kalau mood lagi gak enak tiba-tiba disuruh berangkat. Kadang tim yang punya acara kurang koordinasi dan gak kooperatif, kadang agendanya gak jelas. Macam-macam kadang deh. Tapi ya dinikmati aja. Selalu inget dengan quote ini :

"Sometimes you hate your life, while somebody else out there dreaming about your life..."

Jadi.. teman-teman yang ciamik, apapun itu pekerjaannya gak selamanya selalu enak. Setiap hal punya dua sisi mata uang. Ada enak pasti ada gak enaknya. Don't just look from the outside. 

What about asking first :  

"Ngapain ke luar kota? Tell me about your plan there?"  :)) 

Well daripada mangkel mikirin apa kata orang, mending pamer-pamer foto aja dimari.. Yuuuk mareee....  AHAHAHA *ketawa spongebob*

kesampean buat foto di jembatan Ampera berkat waktu lebih setelah dari Baturaja



Pantai Natsepa di Ambon.. cantik!^^


Gong Perdamaian Dunia di Ambon


Punya waktu 30 menit untuk lari ngeliat sunset di Sengigi Lombok.. Lumayan :)



Dalam perjalanan pulang ke bandara Juanda Surabaya, mampir bentar cuma buat foto dipatung ini.. -___-


Gili Trawangan Lombok, ngintilin anggota DPR sama Pak Deputi.. LUMAYAN! :D

Kota tersepi yang pernah dikunjungi, Sumba Barat NTT

Pembangkit Listrik Tenaga Surya di NTT


Langit yang cantik di PLTS Sumba Barat

Lagoi beach @ Pulau Bintan

Comments

Popular posts from this blog

Crap

Kamu cinta dia? Iya. Kamu mau hidup sama-sama dia terus? Mau. Kamu yakin dia bisa bikin kamu bahagia? Ya. Kamu yakin dia mau menjalani hal yang sama seperti kamu? Tidak tahu. Kamu yakin perasaan dia sama kuatnya dengan yang kamu punya? Tidak. Lalu kamu berpegangan sama apa? Tidak tahu. Kadang jatuh cinta dan menjalani hidup bersama-sama seseorang itu dua hal yang berbeda dan tidak bisa berjalan beriringan. Oh crap. Yess. Life is a bunch of crap.

yess, it's dufan beybeh!

wohh such a busy days coming my way these month.. Padahal dari kemarin pingin banget nulis cerita ini. Singkat kata, jadi akik punya teman yang mana bernama Boni sudah hampir seperempat abad hidup di dunia ini tapi belum pernah ke ... DUFAN! yess, dufan beybeh! Anyhow,  karena beliau berasal dari luar daerah yang jauh dari endonesah sodara2... (read : Madiun), jadilah beliau ini belum pernah menapakkan kaki di dunia fantasi kebanggan milik masyarakat Jakarta itu.  Entah mungkin karena belum sempat, tidak ada yang mengajak, kurang duit karena anak rantau, gengsi atau justru karena rasa nasionalismenya kurang, beliau lebih memilih bertandang ke USS terlebih dahulu. Sayang sekali. Masih ada anak muda seperti beliau yang seharusnya bangga akan produk bangsa sendiri. Jangan ditiru ya.  *prihatin* Beruntunglah Boni karena ia punya teman yang sudah baik, cantik dan tidak sombong lagi... (silahkan kalau mau muntah bak sampah di sebelah kanan). Temannya ini s...

Turning 25

I'm blessed. Because i have so many and see everything. I've been traveling that much, i've so many experiences, i met a lot of people, i feel so many culture, food, challenge, view, atmospher, i had so many things in my life to thankful for.  At the beginning you'd wish for everything. You wish for a great life, perfect house, cool vehicle, best opportunities. As i through this year, in the end, everything that i could thank for is i had so many problem which makes me more mature, tough, strong, and grown as a human being. i dont have that perfect life, i (still) not getting married, i had the up-side down mental problem, sometimes i mess up. But that what you should do in your life, get messed up. And then you can learn. Anehnya, setelah sebelumnya takut dan deg-degan menjelang usia ini, ketika harinya tiba saya merasa sangaat bersyukur. Bersyukur punya keluarga yang lengkap dan menyayangi, bersyukur punya teman-teman yang baik hati, bersyukur punya peker...