Tahun ini, jatuh bangun, naik turun.
Menahan nafas sampai di penghujung tahun.
Tidak ada bayangan mengenai ujungnya.
Setelah separuh dari tahun ini dilalui dengan sangat susah payah.
Tahun ini, hitam putih, abu-abu.
Mencicipi semua rasa sampai di titik beku.
Mungkin tahun ini memang banyak batu, kerikil sampai batu kali.
Mungkin tahun ini memang banyak angin, badai sampai semilir.
Mungkin tahun ini memang banyak belajar
belajar sulit, belajar senang,
belajar memberi, belajar menerima, belajar melepaskan, belajar menemui hal baru,
Tapi yang paling penting, belajar percaya, belajar bersyukur
Percaya kalau bisa bersyukur. Alhamdulilah..
tentang tanggal ini,
tentang orang yang mengingat tanggal ini. Tentang dia yang mengingat dan membiarkan saya mengetahuinya. Tentang dia yang mengingat tapi enggan membiarkan saya mengetahuinya.
Tentang pagi yang penuh syukur, tentang siang yang berjalan biasa, tentang malam yang sepi. Tentang air mata pengantar tidur.
Terimakasih ya, Tuhan. Melihat ke belakang seakan sulit karena leher begitu kaku. Tapi melihat ke depan juga tak kalah sulit karena pandangan ini kabur. Namun kalau bisa, jangan biarkan saya jalan di tempat terus ya, Tuhan.
Selasa, 3 Desember 2013.
#duapuluhenam
Comments