Skip to main content

Kenzho Berhenti Nenen

Akhirnya... Setelah 2 tahun 6 bulan, anak aku berhenti menyusui! Wow sungguh sebuah pencapaian! 
Awalnya gue dan Abo (atau gue doank?) udah pesimis sama PR-PR yang harus dikejar Kenzho. 

Berhenti nenen, toilet training, tidur malam bablas sampai pagi, berhenti tidur di kursi goyang, lancar ngomong, bisa makan gak pakai lihat youtube, dan seterusnya. 

KOK PR NYA BANYAK AMAT? Huhu lalu stress sendiri... 

Dodolnya, bukannya usaha digedein, ini malah pasrah yang dimaksimalin... Hahaha..

Jadi ya gue gak ambisius anak gue mesti udah bisa A B C dalam tempo waktu sekian sekian. Usaha tetap, tapi dibarengi dengan pasrah. Karena dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, ada beberapa hal yang gak bisa disamakan antara Kenzho dengan anak seusia dia lainnya. Jadi memang benar, setiap anak punya waktu dan tahap perkembangannya masing-masing. 

Dari awal gue udah bilang sama Abo kalau akan menerapkan Weaning With Love, alias menyapih dengan cinta. Jadi dari mulai Kenzho 2 tahun kurang 2 bulan gue udah mulai sounding dengan berbagai statement :
- tidak boleh nenen lagi karena sudah besar 
- kakak-kakak (sebutin semua kakak sepupunya) sudah tidak nenen karena sudah besar
- nenennya udah abis udah gak enak
- nenen cuma untuk anak kecil hahaha (lengkap sambil kompak adegan ketawa2 kenceng dengan Ayahnya) - gak usah nenen ibu lagi kita minum susu di botol aja ya
- susu enak banyak nenen udah tinggal sedikit

dan berbagai kalimat afirmasi lainnya. 

Dan itu diucapkan setiap dia mau nenen. Walaupun kita masih setengah2 niat gak niat ngomongnya, kadang ngomong sampai lama banget sampai dia bete dan mulai cranky, kadang cuma ngomong selintas karena lagi gak mau repot, tapi intinya tetap disampaikan itu kata-kata kuntjii. 

Saat mudik lebaran kemarin, karena desakan Omahnya akhirnya kita usaha ke Pak Kyai di daerah Cirebon yang terkenal mendoakan anak yang mau disapih. Sampai sana dikasih air yang udah dibacakan doa. Itu diusapin ke badannya Kenzho. Setelah itu kita beli brotowali yang pahit banget. Sepulang dari sana gue coba oleskan itu brotowali ke PD. Hasilnya? Anaknya kecap-kecap sebentar doank lalu lanjut nenen lagi. 

-________-

Sebenarnya kalau Ibunya dinas, dia udah negrti dan gak akan minta atau nyari2 nenen. Paling lama pernah gue tinggal dinas selama seminggu dan dia baik-baik saja minum susu di botol. Tapi begitu gue ada disekitarnya, dia kembali meminta jatah nenennya. Jadi Kenzho itu nenen hanya kalau ketika dia mau tidur malam. Tidur siang udah bebas nenen. Cukup pakai susu di botol aja udah beres. Nah kalau malam entah kenapa dia harus ketemu nenen. 

Sampai detik ini, setiap malam kenzho memang belum tidur bablas selayaknya anak seumuran dia, alias masih kebangun-bangun 2-3 kali untuk minum susu (persis seperti anak bayi, hufftt). Padahal, sebelum tidur udah habis kira-kira 2 botol penuh susu. Tapi sepanjang malam masih aja bangun nyari susu. Nah udah seminggu ini setiap bangun gelisah cuma dikasih susu botol. Dan dia gak protes atau minta nenen. Yeayyyy... 

Dan gue pun happy sekali. Yang gak happy Ayahnya, karena harus bangun bikin susu kalau Kenzho gelisah. Hahaha... Sebenarnya dari dulu Ayahnya terus yang bangun buat bikin susu... Tapi sejak seminggu yang lalu, its oficially become his duty... Oke ya? Okesiip. :D 

kenzho lagi nenen dimanapun dan kapanpun *throwback*

Comments

Popular posts from this blog

Crap

Kamu cinta dia? Iya. Kamu mau hidup sama-sama dia terus? Mau. Kamu yakin dia bisa bikin kamu bahagia? Ya. Kamu yakin dia mau menjalani hal yang sama seperti kamu? Tidak tahu. Kamu yakin perasaan dia sama kuatnya dengan yang kamu punya? Tidak. Lalu kamu berpegangan sama apa? Tidak tahu. Kadang jatuh cinta dan menjalani hidup bersama-sama seseorang itu dua hal yang berbeda dan tidak bisa berjalan beriringan. Oh crap. Yess. Life is a bunch of crap.

yess, it's dufan beybeh!

wohh such a busy days coming my way these month.. Padahal dari kemarin pingin banget nulis cerita ini. Singkat kata, jadi akik punya teman yang mana bernama Boni sudah hampir seperempat abad hidup di dunia ini tapi belum pernah ke ... DUFAN! yess, dufan beybeh! Anyhow,  karena beliau berasal dari luar daerah yang jauh dari endonesah sodara2... (read : Madiun), jadilah beliau ini belum pernah menapakkan kaki di dunia fantasi kebanggan milik masyarakat Jakarta itu.  Entah mungkin karena belum sempat, tidak ada yang mengajak, kurang duit karena anak rantau, gengsi atau justru karena rasa nasionalismenya kurang, beliau lebih memilih bertandang ke USS terlebih dahulu. Sayang sekali. Masih ada anak muda seperti beliau yang seharusnya bangga akan produk bangsa sendiri. Jangan ditiru ya.  *prihatin* Beruntunglah Boni karena ia punya teman yang sudah baik, cantik dan tidak sombong lagi... (silahkan kalau mau muntah bak sampah di sebelah kanan). Temannya ini s...

Turning 25

I'm blessed. Because i have so many and see everything. I've been traveling that much, i've so many experiences, i met a lot of people, i feel so many culture, food, challenge, view, atmospher, i had so many things in my life to thankful for.  At the beginning you'd wish for everything. You wish for a great life, perfect house, cool vehicle, best opportunities. As i through this year, in the end, everything that i could thank for is i had so many problem which makes me more mature, tough, strong, and grown as a human being. i dont have that perfect life, i (still) not getting married, i had the up-side down mental problem, sometimes i mess up. But that what you should do in your life, get messed up. And then you can learn. Anehnya, setelah sebelumnya takut dan deg-degan menjelang usia ini, ketika harinya tiba saya merasa sangaat bersyukur. Bersyukur punya keluarga yang lengkap dan menyayangi, bersyukur punya teman-teman yang baik hati, bersyukur punya peker...