Skip to main content

Posts

Showing posts from 2022

Hazel's Birth Story

Haii. Anaknya udah lahir tapi seperti biasa baru sempat nulis lagi setelah umurnya sekarang 5 bulan :) Let's do a little flash back~ Kehamilan kedua ini diperkirakan HPL nya jatuh pada pertengahan Juni. Berarti, si ibu harus mulai lebih gencar lagi banyak gerak supaya si baby cepet masuk panggul dan posisinya bagus biar proses lahirannya lancar. Kali ini gw lebih lumayan aktif cari tahu gimana caranya biar lahiran less trauma . Tahu sendiri kan ya salah satu hal yang bikin takut banget punya anak lagi adalah proses lahiran anak pertama yang traumnya naudzubillah. Nah di kehamilan kedua ini jujur trauma itu masih ada banget. Tapi gw berusaha lebih tenang dengan banyak belajar.  Di awal Juni semakin dekat dengan tanggal HPL tentu perasaannya makin deg-degan dan gak karuan. Mulai susah tidur bisa sampai jam 1 malam baru nyenyak. Segala posisi ga ada yang nyaman, badan semakin berat buat bergerak, kenaikan BB bahkan udah sampe 17 kilo aja! Wow. Pluss di akhir Mei (36 minggu) gw batuk b...

Prioritas.

Apa yang membuatku menyerah sementara? Siang itu di hari minggu yang cerah, aku sedang menyimak dengan seksama salah satu webinar untuk perekrutan anggota organisasi profesi pekerjaanku. Pikirku akan sangat menarik dan menambah portofolio plus pengalaman jika aku bisa bergabung menjadi pengurus organisasi tersebut. Saat sedang berdiskusi dengan suamiku, perihal apakah kira-kira aku bisa bergabung di organisasi itu, aku tidak mendengar anakku yang biasanya selalu berisik di sekitarku. Sebuah pertanda ada yang aneh adalah ketika anak yang biasanya ribut dan ramai tiba-tiba hening. Pertanda ada yang sedang fokus dia kerjakan. Benar saja, dia lagi asik buka google dan ketak ketik dengan jari-jari gemasnya. Anakku sudah bisa baca dari umur 4 tahun lebih sedikit, lalu kemudian bisa dan senang sekali menulis. Awalnya hanya di kertas, lama-lama dia bisa menggunakan tombol-tombol huruf yang ada di handphone. Dan sekarang mulai tertarik sekali mengetik di keyboard laptop.  Saat dia sudah bis...

Hello Baby Number 2 :)

Never thought in my mind that i will made such a hugh decision like having a second child... :D Throwback sedikit, gw bahkan sampai membuat list alias daftar sejumlah alasan kenapa gw ga mau punya anak ke-2. Dan alasan-alasan itu bahkan udah gw presentasikan di depan suami juga. Yang paling ngena sih kenapa harus nambah lagi menghadirkan manusia lain ke dunia yang udah semrawut ini kalau dia sendiri ga bisa milih atau minta dilahirkan atau enggak? Gimana kalau misal setelah dilahirkan dia ga bahagia? Kita yang punya kendali memutuskan, jadi kita yang harus benar-benar bijak.  Sampai dia bingung mau membantah apa karena alasan gw valid semua. Wkwkwk. Ujungnya dia cuma bisa bilang : membuat keturunan adalah tujuan manusia hidup di dunia ini, semata-mata untuk meneruskan ajaran Islam sesuai perintah Allah.   Yang mana itu ga bisa gw bantah sih, tapi kan kita udah berhasil nih menelurkan satu orang keturunan yang justru harus kita pastikan dia meneruskan agama Allah di bumi ini....