Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2012

So Would You Let Me Be

............................................. we’ve get along together i should have known you’re the best that i can love till now it’s hard for me to face it why didn’t we meet each other soon i left them all behind you, only for you would you believe me i put my trust on you but deep inside i realize that i can’t, no i can’t they were all my brother my cry and happiness   so would you let me be myself reach all my my dreams and hopes i know you’ve known me better i know you love me, you do your eyes says more than anything that really means to me so darling would you now would you set me free? .............................................    

Karyani Soemarno

"Perempuan itu katanya hanya satu kali jatuh cinta seumur hidupnya. Benarkah?" "Aku gak tahu. Kamu tahu kan aku berkali-kali ganti pacar" "Ya aku tahu. Tapi apa kadar cintamu sama terhadap semua pacarmu itu?" "Aku tidak bisa mengukur. Matematikaku payah!" "Cinta gak pakai matematika Mba. Tapi perasaan," Wanita itu berpikir diam. "Aku gak bisa jawab. Sebenar-benarnya perasaan, sulit buatku mengukur yang lalu-lalu. Yang jelas, aku merasa yang sekarang segalanya," "Kenapa?" "Karena hanya dia yang mampu bertahan," "Cuma itu?" "Itu sudah lebih dari cukup," Sepuluh menit setelah si wanita pergi, si gadis merenung. "Saya pesan cappucino lagi satu" Berselancar mengelilingi dunia maya ditengah-tengah kafe yang penuh oleh pasangan muda-mudi menjadi hiburannya tersendiri pada minggu sore seperti ini. Menghabiskan sisa waktu. ...

For them, Jakarta might be the problem

Saat semua orang gak berhenti mempertanyakan keputusan kita. Keputusan yang sama yang membawa kita sampai ke satu tempat baru. For any shake, Jakarta only takes 2 hours from my home town. Mereka selalu bilang :  KENAPA JAKARTA? Kenapa kamu gak tetap tinggal di kota ini? Kenapa mesti menantang Jakarta? Kenapa mesti jauh-jauh?   Kapan pindah ke sini? Itu pertanyaan latar belakang. Kadang, bentuk pertanyaan seringkali berubah lagi dengan kata tanya "what if" Gimana kalau nanti udah berkeluarga? Gimana kalau nanti udah tua gak capek bolak balik terus? Gimana kalau nanti udah gak ngekos? mau tinggal dimana?  Dan sekian pertanyaan bernada khawatir lainnya yang dilontarkan.  Kenapa? Gimana? P ertanyaan selanjutnya : APA SAYA TAKUT?  YA, SAYA TAKUT. U ntuk tinggal di kota ini, kita harus punya kaki sepuluh kali lebih kuat, mental seratus kali lebih sabar, mata seribu kali lebih jeli, tenaga seratus ribu kali lebih b...

we cannot (not) communicate?

Bahasa diciptakan untuk membuat proses komunikasi dari satu sumber ke lawan bicaranya menjadi mudah. Bahasa yang sama lebih memudahkan dua orang ketika berbicara, menyampaikan pesan, memberi pengertian, menyamakan persepsi. Seharusnya bahasa yang sama berfungsi seperti itu. Jadi, ketika dua orang bicara dengan bahasa yang sama, tapi tidak timbul pengertian diantara keduanya, kemana fungsi bahasa? Ya, kalau dalam proses komunikasi ada banyak faktor tidak timbulnya persepsi yang sama diantara komunikator dan komunikan. Salah satunya channel atau media/ saluran yang digunakan dapat menghambat proses itu sendiri. Sebaik-baiknya saluran adalah udara. Bicara satu sama lain secara langsung berhadap-hadapan hanya membutuhkan saluran udara sebagai perantara. selain itu apa? noise?  Gangguan biasanya datang dari luar ketika ada yang menginterupsi proses komunikasi itu sendiri. Entah itu bunyi-bunyi an lain atau kendala teknis ketika proses komunikasi dilakukan melalui...