Skip to main content

Posts

Showing posts from 2012

Turning 25

I'm blessed. Because i have so many and see everything. I've been traveling that much, i've so many experiences, i met a lot of people, i feel so many culture, food, challenge, view, atmospher, i had so many things in my life to thankful for.  At the beginning you'd wish for everything. You wish for a great life, perfect house, cool vehicle, best opportunities. As i through this year, in the end, everything that i could thank for is i had so many problem which makes me more mature, tough, strong, and grown as a human being. i dont have that perfect life, i (still) not getting married, i had the up-side down mental problem, sometimes i mess up. But that what you should do in your life, get messed up. And then you can learn. Anehnya, setelah sebelumnya takut dan deg-degan menjelang usia ini, ketika harinya tiba saya merasa sangaat bersyukur. Bersyukur punya keluarga yang lengkap dan menyayangi, bersyukur punya teman-teman yang baik hati, bersyukur punya peker...

Boundaries

Just when we think we’ve figured things out, the universe throws us a curve ball. So we have to improvise. We find happiness in unexpected places. We find our way back to the things that matter the most. The universe is funny that way, sometimes it just has a way of making sure we wind up exactly where we belong.  We spend our whole lives worrying about the future. Planning for the future. Trying to predict the future. As if figuring it out will somehow cushion the blow. But the future is always changing. The future is the home of our deepest fears… and our wildest hopes. But one thing is certain, when it finally reveals itself, the future is never the way we imagined it. Don’t wonder why people go crazy. Wonder why they don’t. In the face of all we can lose in a day.. in an instant… Wonder what the hell it is that makes us hold it together. At some point maybe we accept the dream has become a nightmare. We tell ourselves the reality is better. We convince...

Eksistensi Perempuan dan Pengaruhnya Terhadap Alam Semesta

Prett. Judul diatas udah kayak kajian skripsi! Jadi begini, sebentar lagi saya menginjak usia seperempat abad alias 25 tahun dan saya masih rancu sebenarnya mau dibawa kemana kehidupan saya ini? Berat ya. *sigh* I shouldn't take it seriously. My life should be fun. Aha. You wish, ayu. Tapi, terpangaruh oleh status-status nan bahagia dewasa ini dari teman-temin tercinta, saya mulai berpikir jernih (atau terimpulsif) untuk mikirin yang serius-serius.  Entah awalnya gimana, saya dari kecil sudah dididik untuk menjadi perempuan pekerja. Pendidikan minimal harus sarjana. Mungkin karena saya bersaudara perempuan semua, maka bagi orang tua saya, semua anaknya ya sama seperti anak laki-laki. Alhamdulilah semua anak mereka sarjana. Oh yang terakhir sekarang sedang skripsi. Mamah itu wanita karir. Senin- sabtu kerja di luar. Untungnya karena pegawai negeri didaerah, mamah bisa pulang jam 1 dari kantor. Sehabis itu masak, atau beli makanan jadi dari luar. Beruntung bu...

Deal with broken heart

I don't mind spending everyday Out on your corner in the pouring rain Look for the girl with the broken smile Ask her if she wants to stay awhile Katanya orang bisa sampai mati kalau patah hati. Serem ya. Artikel nya bisa dibaca  disini I wonder ada gak diantara kita yang belum pernah patah hati? Atau minimal sakit hati deh. I bet everyone does. Tapi sadar gak sih, perkara patah hati itu bisa kita tertawakan ratusan hari kemudian. Apakah gue pernah patah hati? Yap, many times. HAHAHA. Nangis ngumpet-ngumpet di toilet sekolah? Udah pernah Curhat semalem suntuk sama sahabat? Done Nulis panjang lebar di diary? Checked Males makan? Males ngapa-ngapain? Banget Gak punya semangat beraktifitas? Ya menurut looo. Sleepless and sleepover both at the same time? Yessss beybi. Patah hati pertama waktu jaman sekolah kelas 1 SMA. Jadi ceritanya gue naksir berat sama kakak senior di sekolah. Dari ajang penaksiran itu ( kayak mau beli emas! ), justru gue jad...

we're back together, and she's getting married! :D

" If two people were meant to be together, eventually they will find their way back" No. Gue bukan balikan sama mantan pacar. Jangan tertipu dengan kalimat diatas. *apeu* Okey, here's the story. Gue udah berbulan-bulan benar-benar gak saling kontak, saling nanya kabar, saling nyapa melalui bentuk media apapun, bahkan lebaran pun gak maaf-maafan sama sahabat gue dari jaman gue masih pake kaos kaki panjang sebelah (baca: jaman masih cupu banget). Tapi tiba-tiba kemarin, sahabat gue yang mana bernama Tika datang ke rumah dengan membawa undangan pernikahan. (kayak sinetron yee bo). Tapi memang seperti itulah kejadiannya.  Jadi gini, tujuh bulan yang lalu, gue ceritanya berantem berat sama Tika karena suatu sebab ( yang klise banget ). Dari situ gue sedih sekali, karena kita udah sahabatan selama sepuluh tahun dan tiba-tiba karena masalah sepele itu jadi kayak orang gak kenal sama sekali. I begin not trusting every girl friend i have around. Dan memilih lebih ...

Confession of Kos-kosan's Girl Life

Judul barusan negatif gak sih kesannya? Enggak kan ya.. Heheh. Gue takutnya yang baca jadi mikir ini semacam tulisan cewek-cewek kosan yang aneh-aneh begitu.   *oke, mungkin ini pikiran kacau gue doank, ABAIKAN* Tapi itu judul harusnya 'the life of kos-kosan woman' kali ya? Secara eike sudah wanita sekarang walau tampang masih kayak remaja begini.. :D mohon ABAIKAN LAGI! I've been become anak kosan since i was on college. 4 years, ditambah sekarang pada usia kerja sudah sekitar hampir 3 tahun, jadi kalau ditotal-total gue udah jadi anak kosan selama tujuh tahun! wiw, keitung deh tuh umur gue berapa. -____-" *salah fokus* Jadi kalau disimpulkan dari lamanya gue ngekos tentunya akik sudah sangat berpengalaman sebagai anak kosan ya. Dulu waktu kuliah, jarak tempuh antara rumah dan kampus sekitar 5 jam. Jadi kalau pulang kerumah sebulan sekali, mengingat menimbang dan memutuskan ongkosnya mahal boook. Plus jauh juga capek di jalan. Kalau sekarang...

How we end up like this?

Pops! Pertanyaan itu muncul tiba-tiba dalam perjalanan ke kantor pagi ini. Ada banyak hal yang berubah dengan tidak semestinya. Atau berubah tapi kita tidak menyadari. Sekalinya sadar, we didn't even realized dan hanya bisa wondering, koq bisa? Gimana tadinya? Same as mine. Banyak hal yang tanpa dirasa udah berubah. Dan dengan usaha seadanya saya cuma bisa mengingat-ingat bagian dimana kapan itu MULAI berubah dan SEJAUHMANA sekarang hal itu sudah berubah. Seperti relasi kita dengan orang-orang misalnya, Did you even thought some people who used to be exist in your life, now even where she/he is breathing we hell dont have any clue. i know its hard to remember the people who used to be our "oxygen-mate". But i cant stop wondering. Bagaimana bisa orang yang tadinya begitu dekat misalnya, sekarang kayak orang asing. Atau bahkan sebaliknya, bagaimana bisa orang yang sebelumnya kita gak mau tahu apalagi kenal, justru sekarang jadi orang yang berpengaruh b...